Dini Inayati: Ketahanan Keluarga Dimulai dari Penguatan Peran Ayah


Semarang — Dalam peringatan Hari Ayah Nasional 2025 yang diselenggarakan oleh PKS Tembalang–Candisari, Dini Inayati, Ketua Bidang Perempuan dan Keluarga (BIPEKA) DPD PKS Kota Semarang sekaligus anggota DPRD Kota Semarang dari Fraksi PKS, menegaskan kembali komitmen partainya terhadap penguatan institusi keluarga.

Menurut Dini, hasil Rakernas DPP PKS menempatkan Rumah Keluarga Indonesia (RKI) sebagai program strategis utama yang akan digarap serius oleh PKS dalam lima tahun ke depan. RKI menjadi garda terdepan dalam upaya PKS membangun ketahanan keluarga Indonesia secara sistematis dan berkelanjutan.

Dini menjelaskan bahwa ada tiga pilar penting yang menopang RKI:

1. Ketahanan keluarga baik dari segi spiritual, intelektual, mental dan kesejahteraan ekonomi. 
2. Konseling keluarga, sebagai ruang penyelesaian masalah secara profesional, mencegah konflik, dan memulihkan fungsi keluarga.
3. Penguatan Forum Ayah, sebagai wadah diskusi, pembinaan, dan peningkatan kapasitas para ayah agar mampu menjalankan peran kepemimpinan di rumah.

“Selama ini RKI identik dengan kegiatan ibu-ibu. Padahal kalau bicara keluarga, peran ayah itu mestinya dominan. Keluarga butuh figur pemimpin, pembimbing, dan teladan,” tegas Dini dalam arahannya.

Ia mengapresiasi kehadiran Forum Ayah Cakeps (Club Ayah Keren dan Produktif Kota Semarang) yang telah dibentuk di tingkat Kota. Dini berharap forum serupa dapat berdiri di seluruh 16 kecamatan di Kota Semarang, sehingga gerakan penguatan ayah bisa berjalan secara massif dan terstruktur.

Selain kegiatan ibu-ibu RKI yang sudah berjalan, Dini mendorong agar PKS di tingkat kecamatan dan kelurahan juga menyelenggarakan program berkelanjutan untuk ayah.