Dini Inayati Desak Pemkot Bangun Ulang Jembatan Kayu Bambu Swadaya Masyarakat, Penghubung 2 Kelurahan yang Hanyut di Terjang Arus Sungai Babon
Semarang – Anggota DPRD Kota Semarang dari Fraksi PKS, Dini Inayat, mendorong Pemerintah Kota Semarang untuk segera membangun kembali Jembatan Metro 2 hasil swadaya masyarakat yang hanyut akibat derasnya arus Sungai Babon.
Jembatan yang terbuat dari bambu dan kayu tersebut dibuat secara swadaya oleh warga Dukuh Genting RW 6 Meteseh RT 3 dan Dukuh Krajan RT 4 RW 2 Rowosari, Kecamatan Tembalang dan akan di resmikan bulan depan.
Menurut Dini, jembatan tersebut memiliki peran vital yang menghubungkan dua kelurahan di Kecamatan Tembalang (Meteseh dan Rowosari) sekaligus jalur alternatif bagi warga dari dan menuju kabupaten Demak, terutama saat Jembatan Metro 1 mengalami kepadatan pada jam berangkat dan pulang kerja.
“Jembatan ini sangat dibutuhkan warga. Selain menjadi akses penting bagi aktivitas ekonomi dan sosial, juga berfungsi mengurai kemacetan di kawasan Metro (Meteseh Rowosari). Kami berharap Pemkot Semarang bisa memfasilitasi pembangunan kembali dengan jembatan permanen,” ujar Dini.
Saat meninjau lokasi, Dini langsung mengubungi Dinas Pekerjaan Umum dan Kepala Kecamatan Tembalang.
Saat menghubungi Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Suwarto,), Dini menyampaikan aspirasi warga untuk dibangun kembali jembatan yang hanyut. Ia berharap, meskipun Sungai Babon merupakan kewenangan BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai), pemerintah kota tetap dapat membantu membangun jembatan selama lahan yang digunakan adalah fasilitas umum (fasum), bukan milik pribadi.
Sementara itu, pihak DPU meminta agar Camat Tembalang segera berkoordinasi dan membuat surat resmi terkait permohonan pembangunan jembatan tersebut.
Tokoh masyarakat setempat, Son Haji, yang juga mantan Ketua RW 6 Meteseh, menyampaikan bahwa masyarakat sangat berharap jembatan bisa segera dibangun kembali meskipun anggaran daerah sudah tersusun dalam pos tertentu.
“Ini kebutuhan mendesak. Kami siap bantu tenaga, matrial, alat berat dan lainnya, jika anggaran pemerintah terbatas, yang penting akses warga bisa segera tersambung kembali,” tegasnya.
Dini Inayati menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan mendorong Pemkot Semarang agar segera merealisasikan pembangunan jembatan tersebut, demi kelancaran mobilitas dan keselamatan warga

.jpeg)