Dini Inayati: Media Jadi Sarana Pertanggungjawaban Aleg di Era Post-Truth


Semarang — Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Semarang menggelar Pelatihan Jurnalistik di Aula DPTD PKS Kota Semarang. Kegiatan ini diikuti oleh para tenaga pendukung dan staf fraksi dengan tujuan meningkatkan kemampuan publikasi dan komunikasi publik anggota dewan.

Dalam sambutan dan arahannya, Dini Inayati, Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Semarang, menyampaikan apresiasi atas kehadiran narasumber Setiawan Hendra Kelana (Mas Iwan) yang juga baru saja terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah. Selain di PWI Mas Iwan juga aktif sebagai pengurus MUI, MAJT dan Komisioner Komisi Informasi Publik (KIP).

Lebih lanjut, Dini menegaskan bahwa fraksi merupakan salah satu etalase partai, karena melalui kerja dan pelayanan publik yang dilakukan oleh anggota dewan, masyarakat dapat menilai sejauh mana PKS hadir dan memberikan manfaat nyata.

“Fraksi adalah wajah partai. Kalau kerja dan pelayanan publik yang kita lakukan tidak dipublikasikan, masyarakat tidak akan tahu. Padahal sekarang kita hidup di era post-truth, di mana media memiliki peran besar dalam membentuk opini publik yang diyakini masyarakat berdasarkan data dan fakta,” jelasnya.

Ia menambahkan, publikasi kegiatan anggota dewan bukan sekadar untuk pencitraan, melainkan bagian dari tanggung jawab moral dan politik kepada masyarakat. Masyarakat perlu tahu apa yang dilakukan oleh aleg PKS sebagai bentuk pertanggungjawaban kami kepada publik.

Melalui kegiatan pelatihan jurnalistik ini, Fraksi PKS DPRD Kota Semarang berharap muncul kader dan staf yang melek media, mampu menulis berita dengan baik, serta aktif menyebarkan informasi yang edukatif, faktual, dan membangun kepercayaan publik terhadap kinerja legislatif.